March 08, 2016
Untitled
July 28, 2013
[review] Kinanthi: Terlahir Kembali - Tasaro G.K.
May 03, 2013
Entah Ini Postingan Berjenis Apa
May 02, 2013
Did We Miss Something?
May 01, 2013
Hold On
Hold on,
April 30, 2013
Society's Cruel, Isn't It?
April 28, 2013
Hari Ini Aku Adalah Seorang Anak
April 06, 2013
[review] Les Miserables
Seseorang berkata kepada dirinya sendiri, seseorang bicara kepada dirinya sendiri, berseru kepada dirinya sendiri tanpa memecahkan keheningan luar. Terjadi kekacauan hebat, semua yang ada pada diri kita berbicara kecuali mulut. Walaupun demikian kenyataan yang ada pada jiwa tetap merupakan kenyataan karena mereka tidak terlihat dan dapat dirasakan.(hlm. 357)
November 16, 2012
Sebenarnya Apakah Ada Batas Sabar?
Bahwa, sejatinya kesabaran itu tidak berbatas. Hanya kemampuan manusia yang terbatas. Tapi manusia juga dituntut untuk senantiasa ‘break the limit’ alias melakukan gebrakan atau terobosan dalam dirinya agar batasan-batasan itu tidak lagi menghambat potensi yang ada, apalagi mengkerdilkan kemampuan kita sebagai manusia.
kadang berhasil, kadang kepeleset dan jatuh lagi.
Hidup tidak seperti novel, yang kalau halaman sekarangterasa sesak, sedih, menyakitkan, penuh masalah, maka dengan bersabar membaca 10, 20 halaman berikutnya semua selesai. Berubah menjadi kebahagiaan. Apalagi seperti film yang cukup beberapa menit jadi happy ending.Di kehidupan nyata, kita bahkan perlu 10, 20 bulan, bahkan tahun, harus BERSABAR agar semua selesai, berubah menjadi membahagiakan. Karena itu, menjadi sewasa oleh kehidupan, memiliki pemahaman baik karena proses kehidupan akan membuat seseorang lebih kuat.
November 14, 2012
Untuk yang Sedang (Tidak) Baik-Baik Saja
it’s not always rainbow and butterflies. It compromise that move us along.
April 01, 2012
Merry Riana: Mimpi Sejuta Dolar
Proses dalam ketekunan menjalankan pekerjaan demi pekerjaan itu kemudian secara alamiah mengajarkan aku tentang tiga hal penting dalam perjuangan: tekad yang kuat, strategi yang terarah, dan kedekatan pada Tuhan.
Di dalam hidup ini kita tidak bisa berharap segala uangkita dambakan bisa diraih dalam sekejap. Lakukan saja perjuangan dan terus berdoa, maka Tuhan akan menunjukkan jalan selangkah demi selangkah.Hlm. 37
Kebanyakn dari kita tak pernah menduga bahwa sesungguhnya kita memiliki ketangguhan yang amat luar biasa. Kita baru menyadari itu ketika terjepit dalam kondisi yang sangat sulit, dan tak ada jalan keluar selain bertahan, dan bertahan.
Ketika kita tidak bisa melakukan apapun kecuali bertahan maka yang harus digenjot dalam diri kita asalah keikhlasan dan kesabaran yang kuat.
Diri kita perlu dilatih dari tahap nol. Mental kita perlu dibentuk dari situasi yang sangat menguji ketabahan.
Kekuataniman sangat berpengaruh dalam membentuk ketabahan seseorang dan ini prinsip yang hakiki.
Kita tidak pernah bisa mengatakan bahwa diri kita yang terbaik. Setiap saat orang-orang mengalami kemajuan dan tidak tertutup kemungkinan kita sedang mengalami stagnasi.
Berani bertindak belum tentu menjamin keberhasilan. Namun tidak bertindak sudah pasti menjamin kegagalan.
Jangan pernah meremehkan arrti realsi yang harmonis dengan orang-orang sekitar kita. Sebab di sanalah berkumpul energi luar biasa yang bisa menerbangkan kita menuju cita-cita besar yang kita impikan.
Rasa iba itu harus ditahan karena buah dari kegigihan itu adalah pencapaian yang sangat diharapkan.
The Darkest Hour. Teori itu mengatakan bahwa di tahap akhir menjelang titik sukses, orang akan menghadapi tantangan yang luar biasa sulit.
Marketing bukan semata bagaimana kita bisa menjual sebanyak-banyaknya produk, melainkan membuat calon klien benar-benar dan yakin dan merasa telah melakukan satu keputusan yang tepat.
Kita tidak akan mengetahui seberapa besar kekuatan yang kita punya sebelum kita berani melakukan perjuangan yang maksimal untuk meraih impian besar.
Pada dasarnya nilai-nilai atau strategi suksesku muncul dari perjuangan nyata
Ketekunan dan terus-menerus merupakan kekuatan yang sangat powerful untuk mencapai target yang kita tuju.
March 29, 2012
For the Love of My Son
Buku ini berkisah tentang ketangguhan dan keberanian Margaret dalam mengungkap misteri kematian anaknya. Margaret rela mengabiskan uang, waktu dan pikirannya untuk bertahan di Filipina meski hal tersebut berati juga membahayajan nyawanya sendiri; karena pembunuh Steven masih berkeliaran. Secara tidak langsung pembaca juga diajak untuk mengetahui bagaimana sistem hukum di Filipina dan cara pemerintah Inggris menangani kasus warganya yang meninggal di negara asing. Sungguh menginsiprasi tentang bagaimana cinta seorang ibu kepada anaknya.
December 10, 2011
Ketika Wanita Menangis
Ketika wanita menangis, itu bukan berarti dia tidak berusaha menahannya,melainkan karena pertahanannya sudah tak mampu lagi membendung air matanya.
Ketika wanita menangis, itu bukan karena dia ingin terlihat lemah, melainkan karena dia sudah tidak sanggup berpura-pura kuat.
Mengapa wanita menangis?
Karena wanita juga seorang manusia yang memiliki perasaan. Kami tidak pernah menuntut banyak kecuali pengertian.
Kadang kami terlihat manja, banyak maunya, atau mungkin di mata lelaki seperti kalian, kami ini hanyalah makhluk yang menyusahkan.
Tapi ketahuilah, kami masih tetap berdiri tegar meski kalian telah menghantam kami dengan banyak rasa sakit yang mendera.
Kami masih tetap seperti orang yang sama ketika kalian berusaha pergi dan menghindar lantas datang kembali membawa asa.
Meski kami terlihat tidak peduli, meski kami terlihat mengacuhkan, tapi percayalah jauh dilubuk hati kami, kami punya sejuta doa untuk kalian. Karena kita ditakdirkan untuk berpasangan, tidak untuk menjalani kesendirian.
Kami memang selalu tampak berlebihan dalam mengeksplorasi perasaan kami, itulah mengapa anak selalu terlahir dari rahim kami kaum wanita. Karena Tuhan ciptakan ruang luas di bawah hati kami untuk tempat bernaungnya hasil-hasil cinta kita.
Karena ya, lagi-lagi kami ini wanita, dimana Tuhan menakdirkan kami sebagai makluk yang akan selalu terlihat lemah diluar tapi kuat didalamnya.
Maka hargailah keberadaan kami, sekecil apapun artinya dalam hidup kalian...
December 01, 2011
Disappointment
November 20, 2011
something about 'Goodbye'
January 28, 2011
Dysmenorrhea: antara perempuan dan kekuatan
Banyak yang bertanya ketika aku berkicau di twitter: this Dysmenorrhea is killing me.
Sedikit info:
Menurut google, Istilah dysmenorrhea atau nyeri haid hanya dipakai jika nyeri haid demikian hebatnya, sehingga memaksa penderita untuk istirahat dan meninggalkan pekerjaannya untuk beberapa jam atau beberapa hari.
Ada 2 jenis dysmenorrhea, yaitu dysmenorrhea primer dan dysmenorrhea sekunder.
Dysmenorrhea primer adalah nyeri menstruasi yang terjadi tanpa adanya kelainan ginekologik yang nyata. Rasa nyeri timbul sebelum atau bersama-sama dengan menstruasi dan berlangsung untuk beberapa jam, walaupun pada beberapa kasus dapat berlangsung sampai beberapa hari. Sifat rasa nyeri ialah kejang yang berjangkit-jangkit, biasanya terbatas pada perut bawah, tetapi dapat merambat ke daerah pinggang dan paha. Rasa nyeri dapat disertai rasa mual, muntah, sakit kepala, diare, juga keringat dingin.
Dysmenorrhea sekunder dikaitkan dengan penyakit pelvis organik, yang,,,yaaah intinya emang ada kelainan atau penyakit dari ovarium atau salurannya.
Nah,. Aku adalah pelanggan setia dari ‘penyakit’ ini.
Meskipun aku tau, salah satu penyebabnya adalah factor genetik, tetap saja sedikit mengganggu rutinitas.
Kalau si tamu sudah datang, yang bisa kulakukan adalah tidur menunggu kondisi perut stabil. Tidak jarang kuliah hari itu jadi korban. Obat pereda rasa sakit pun sudah tidak mempan lagi. Kecuali keadaan terpaksa, beberapa aktifitas yang tidak mungkin ditinggalkan tetap saja kulakukan. Belum lagi rasa pegal-pegal yang mendadak muncul di seluruh badan, khusunya kaki dan pinggang.
Dengan kondisi yang kualami setiap bulan, terkadang aku berpikir…
wajarkah rasanya kalau aku bilang perempuan itu sebenarnya kuat dan tangguh.
Pertama, Setiap bulan perempuan (terutama yang belum bersuami) diuji kekuatannya dengan rasa sakit seperti ini. Laki-laki tidak pernah mengalaminya kan?
Kedua, bahkan dengan kondisi badan yang tidak stabil karna pengaruh hormon, perempuan tetap saja harus beraktifitas karena memang tidak bisa ditinggalkan.
Maka, wajar ketika kondisi perempuan pada masa-masa ini sensitive sekali. Toh, kami tidak tahu apa yang terjadi sebenarnya di dalam tubuh. Yang kami tahu, badan langsung berubah tidak enak.
Ketiga, meskipun sedang berada dalam masa sensitive, ada juga perempuan yang mampu mengontrol perasaan dan emosinya. Toh, banyak juga perempuan yang bias menetupi rasa sakitnya dengan tersenyum. Coba bayangkan para pegawai bank, customer service, front officer, atau pramuniaga perempuan. Mereka dituntut untuk bersikap professional meskipun ada rasa sakit yang mengganggu.
Itu baru tentang perempuan belum menikah. Bagi perempuan yang sudah menikah dan sedang mengandung…akan lebih banyak lagi bukti kekuatan perempuan.
Mulai dari membawa kandungannya selama 9 bulan, menahan sakit dan kontraksi ketika akan melahirkan, sampai mempertaruhkan nyawanya saat melahirkan. Juga mengenai jam kerja. Bukankah Ibu yang bangun paling pagi untukmenyiapkan sarapan dan tidur paling larut untuk menjaga anak-anaknya sampai tertidur.
Kalau kemudian ada yang mengatakan: semua yang kamu sebut itu kodrat wanita…
Mari kita artikan. Menurut kamus, kodrat berarti ketentuan dari Tuhan.
Naah,,,menurut QS Luqman: 14
è “Dan Kami wasiatkan kepada manusia untuk berbuat baik kepada kedua orang tuanya. Ibunya telah mengandungnya dalam keadaan payah yang bertambah-tambah dan menyapihnya dalam dua tahun….
Dari situ kodrat seorang Ibu (perempuan) adalah Mengandung / melahirkan dan Menyusui.
Aku toh tidak menyalahkan takdir, kodrat, atau apapun itu. Tapi dengan segala yang Allah berikan, sudah semestinya perempuan bersyukur karna telah diciptakan sebagai perempuan. Meskipun dengan packaging yang lembut, diakui ternyata perempuan bisa lebih unggul dari segi pembentukan kekuatan mental.
Tiba-tiba teringat lagu minang lama Sabai Nan Aluih..:
Didanga kaba Sabai Nan Aluih
Jikok bajalan siganjua luluah
Samuik tapijak nan indak mati
Alu tataruang nan patah tigo,
28.01.11 – 01:09 am. Rumah





