Showing posts with label kuliah. Show all posts
Showing posts with label kuliah. Show all posts

July 27, 2013

Kalau Aja Nulis Skripsi Seasyik Nulis Blog

5komentar

WARNING: Bagi yang sedang berkutat dengan skripsi, postingan berikut tidak bermaksud mengiris hati anda.

Kalau kalian kira postingan kali ini berisi tentang tips dan trik buat cara bikin skripsi biar asyik, itu SALAH BESAR!! Sebagai eks-mahasiswa yang bikin skripsi nya juga lama banget aku terinspirasi buat mengungkapkan sedikit rasa (cieee...) dan cerita tentang skripsi.

Let me clarify something.
Masa studiku memang 5 tahun 7 bulan. Seluruh mata kuliah selesai selama 4 tahun. Maka 1 tahun 7 bulan dihabiskan untuk skripsi. Is it? The thruth is, aku mulai benar-benar berkutat dengan skripsi terhitung November 2012 sampai Februari 2013. So it takes only 4 months.  
But why it takes so long overall? 

Nah, inilah dia. Nulis skripsi itu banyak tantangannya. Orang-orang bilang Faktor X(es). Mulai dari judul yang gonta-ganti, pembimbing yang bisa jadi gonta-ganti juga, susah nemuin pembimbing, susah nyari bahan, nggak ngerti mau bikin apa, atau nggak bisa SPSS (buat yang pake SPSS). Pada saat itu juga kita mengenal yang namanya revisi, ganti metode penelitian, di-php-in sama dosbing, LDR-an sama dosbing. Apalagi kalau dosbingnya pejabat. Makin susah ketemuan.
Janji jam 2 bisa jadi jam 4. Dsuruh balik 3 hari lagi ternyata si dosen keluar kota. Bisa juga hasil revisi yang belum dibaca. Mahasiswa bimbingan tentunya pernah merasakan hal-hal itu.
Belum lagi mood yang ilang entah kemana, sampai pembimbing yang hilang entah kemana. Dan ujung-ujungnya kita yang hilang entah kemana. Kalau ada yang kurang silahkan ditambah di kolom komentar. *tetep*
Apalagi kalau ada dunia lain yang bikin kita lebih tertarik. Bisa kerja, organisasi, game online, atau cuma sibuk nggak jelas. Itulah awal mulanya folder skripsi bisa didiemin berlama-lama. 
Persamaan dengan ngeblog paling ada dua. Sama-sama bakal berdebu kalau ditinggal. Sama-sama nggak boleh plagiat. That’s it.
Bedanya, nulis blog itu memang jauh lebih seru. Kadang-kadang kita nggak pusing mikirin bentuk bahasa. Sepanjang orang lain mengerti, it’s ok. Sebagai sesuatu yang bersifat formal kita mestiu berkutat dengan tanda baca, bentuk bahsa, bentuk kalimat buat nulis skripsi. Apalagi peraturan sekarang, yang juga dijadikan jurnal on-line kalau skripsinya udah selesai. Nggak mungkin kan nulisnya sembarangan atau dengan bahasa 53P3RT1 1N1. Kemudian juga, silahkan bandingkan blogwalking dengan skripsiwalking.     

Beberapa hari lalu aku sempat nge-twit. And these are what they twit:

 

B.A.M.B.A.N.G (bukan nama sebenarnya) adalah salah satu korban kekejaman revisi lagi revisi lagi.


Mudah-mudahan ini nggak akan pernah ada. Jangan sampe deh kalau iya.



Naah...kalau doanya gitu kan asyik.

Tapi memang itu semua nggak bisa disamain sih. Setelah aku pikir-pikir, dengan skripsi kita bisa belajar menyelesaikan apa yang pernah dimulai. Juga belajar mennghadapi segala tantangan internal ataupun eksternal. Gimana mengontrol diri sendiri biar nggak tergoda sama yang lain daripada skripsi. Gimana juga melatih kesabaran dalam mengahadapi dosen pembimbing. (bisa jadi juga sih dosen pembimbing yang latihan kesabaran gara-gara kita)

Iya, nulis skripsi nggak selamanya sulit. Nggak selamanya juga makan waktu lama. Buktinya banyak juga yang bisa nyelesaiin tepat waktu. Intinya memang satu, dikerjain.
Well, buat yang belum merasakan sensasi nulis skripsi, jangan takut dulu, jangan gentar dulu. Ini cuma sekedar menupahkan isi pikiran. Setiap orang punya cerita seru tentang skripsinya.
Buat orang tuaku dan keluarga besar, terima kasih sudah mau menunggu lebih lama dari orang tua lain menunggu anaknya. tapi tenang, aku juga memang lain dari orang-orang itu.
Buat para dosen pembimbing, terima kasih telah membimbing dan membantu mahasiswanya dalam penyelesaian skripsi. Kalau nggak ada dosbing, aku nggak akan kenal sama yang namanya skripsi. Nggak akan juga merasakan sensasi seminar hasil.  

Sudah...sudah..ini bukan lembar ucapan terima kasih. 

September 18, 2011

Skripsweet




Skripsi tiada akhir menjadi sebuah cerita menarik dalam hidupku. ya sejak kapan ya aku mulai skripsi ini. berganti judul terus sampai akhirnya aku berjodoh dg judul skripsi terakhir ini (mudah”an).
pengen memang cepat mengakhiri fase hidup di kampus ini. segera dapat hidup tanpa ada ikatan kampus. meskipun jelas bukan kehidupan yang lebih santai memang.
tapi ada kelegaan ketika sebuah fase bisa telewati.

January 27, 2011

penyebab mahasiswa kuliah menjadi lama

0komentar
1. Kuliah karena terpaksa
Melihat anaknya diwisuda adalah kebanggaan bagi setiap orang tua. Dari lubuk hati setiap orang tua pasti menginginkan anaknya menjadi seorang yang pintar dan sukses. Bahkan memaksa anaknya untuk kuliahpun bisa saja mereka lakukan. Berawal dari sebuah keterpaksaan inilah maka ketika sudah menjadi mahasiswa, dia enggan untuk serius dalam kuliah, apalagi pengen cepat-cepat diwisuda.

2. Salah jurusan
Kalah dalam persaingan SPMB/UM PTN/PTS yang memiliki jurusan-jurusan favorit, menyebabkan banyak mahasiswa memilih jurusan lain (yang tidak diminati) sebagai pelarian ketika tidak diterima. Tujuannya adalah agar mereka tetap bisa kuliah meski jurusan itu bukan yang diminati.

3. Terlalu menikmati kebebasan karena jauh dari ortu
Anak Mami kalau kita sering sebut, terkadang juga menjadi faktor kuliah lama. Rendahnya pengawasan dari orang tua (jauh dari ortu) terkadang kebebasan itu dimanfaatkan secara berlebihan. Kerjanya maen, pacaran, begadang tiap malam, nongkrong sana-sini dan lain-lainnya.

4. Sibuk mengikuti organisasi kemahasiswaan ataupun Ormas
Tingkat Intelegency Emotional (IE) yang lebih besar daripada IQ mendorong mahasiswa untuk lebih senang berorganisasi, bersosialisasi, bertukar pikiran dan melakukan kegiatan-kegiatan atau bergabung dengan Ormas daripada belajar. Kesibukannya itu terkadang menghabiskan uang, tenaga, pikiran dan juga waktu sehingga kuliah terabaikan dan bukan prioritas lagi.

5. Menekuni hobi secara berlebihan
Soft Skill yang dimiliki mahasiswa mendorong untuk menjadi hobi. Hobi kalau dilakukan secara wajar itu baik, tapi kalau berlebihan, pasti mengganggu kegiatan lainnya. Beberapa hobi seorang mahasiswa antara lain: ngegame, ngeband, billiard, Playstation, ngenet, Futsal, dll.

6. Bisa mendapatkan uang sendiri (kerja)
Kerja terkadang dibutuhkan bagi mahasiswa, terutama yang kurang mampu ataupun untuk menambah uang saku. Tetapi tidak sedikit pula dari mereka yang terlena dengan pekerjaannya itu. Alasannya simple, ujung akhir dari kuliah adalah mendapat gelar sarjana yang bisa digunakan sebagai sarana untuk mencari kerja sehingga menghasilkan uang. kalau kuliah saja sudah bisa punya uang sendiri, kenapa harus buru-buru lulus??? Makanya mereka lebih senang kerja daripada ngurusin kuliahnya.

7. Tidak adanya jaminan kerja setelah lulus
Tidak adanya jaminan inilah yang paling banyak membuat mereka lebih milih lama kuliah daripada lama nganggur. Prinsipnya : Rezeki itu sudah ada yang ngatur, dan kalau sudah rejeki, gak bakal kemana. Jadi, buat apa cepat-cepat lulus kalau ujung-ujungnya nganggur???? Yang sudah sarjana saja banyak yang nganggur kok.


sumber: kaskus.us
 

tentangku © 2010

Blogger Templates by Splashy Templates