Showing posts with label Kantor. Show all posts
Showing posts with label Kantor. Show all posts

February 17, 2017

UP : Coworking Space Pertama di Kota Padang

1 komentar



Coworking Space itu apa?

Pada dasarnya coworking space adalah kantor atau tempat yang bisa dipakai untuk bekerja. Kalau pegawai biasanya punya meja kerja sendiri di kantor, lain halnya dengan freelancer, wirausahawan, atau orang-orang yang biasa bergelut dalam startup. They can be more flexible and efficient. Dulu yang sempat terkenal dengan jargon ‘bekerja dari rumah’, sekarang mah udah beda lagi. ‘Bekerja dari mana saja’, ternyata lebih oke. Nah, coworking space, menawarkan space atau tempat yang disebut ‘dimana saja’. 

Tidak hanya tempat buat kerja, coworking space juga bisa jadi tempat untuk ajang sosial. Bahasa orang bisnis sih: membangun jaringan alias networking. Off course, you may meet different kind of people with different stuff their doing. Buat yang mau bikin skripsi atau thesis juga bisa #eh. 

The kind of place, emang lagi booming di kota-kota besar atau kota tujuan wisata. *yakali orang liburan tetep bawa kerjaan* *eh ada sih*. Mana tau travel blogger gitu. Biaya sewa yang murah (ada yang gratis juga), akses internet dan printer biasanya jadi alasan kenapa co-working jadi tempat yang nyaman.   



Kerennya, udah ada beberapa lho di Padang. Padang gitu loh! Yang bisanya apa-apa suka telat dalam hal-hal begini, kayak XXI. Proudly, UP Coworking Space, adalah coworking space pertama yang ada di Padang.  Bisa dibilang, mereka sudaah berbuat sebelum yang lain memikirkannya, kayak Semen Padang gitu.  #eh #jualan #biarin #yangpentingusaha. Officially beroperasi pada 5 Februari 2015, meskipun sebenernya sebelum itu udah jalan juga. 


cuma yang beruntung yang punya ini  ✌
pintu masuk UP Coworking Space

Berlokasi di Jl. Veteran No. 32 D, UP Coworking Space nggak hanya jadi sarana buat tempat kumpulnya orang-orang ‘bekerja’ alias co-working, tapi juga bisa ada meeting room dan co-office. Lokasinya strategis, angkot-able, deket sama masjid dan deket sama taplau (baca: Pantai Padang). Selain fasilitas internet yang bisa diakses melalui wifi id, ada gratis minuman. Yang haus boleh mampir.

So, why am I so excited? 

Karena di UP Coworking Space sering jadi tempat buat kumpul komunitas, dari mana aja. Nggak hanya Blogger Palanta, tapi juga Relawan TIK, MTMA Padang, TDA Forum, dll. Layout ruangannya juga boleh disusun sesuai kehendak hati dan mood kita sesuai yang mau dateng juga. Biar ga bosen. Makanya jangan heran, kalau tiap datang kesana posisi tempat duduk bisa berganti-ganti. Udah gitu, gambar-gambar di dindingnya lucu-lucu. Lumayan instagramable.

taken from: IG @upcoworking
Buka Puasa Bersama Blogger Palanta

Eh..eh..lupa. bisa baca buku juga disana! 

Beberapa hari yang lalu, Emen dan Rian udah borong buku kok. Inget ya, bukunya dibaca disana aja. Jangan dibawa pulang. Bolehnya nambahin koleksi disana. Kalau beruntung, kamu bisa nemuin beberapa buku aku disana. Cari aja yang pake stempel. *wink wink*.  
ga afdol kalo nggak foto disini 😉

Boleh tuh kepoin Twitter & IG nya di @upcoworking.
Boleh juga langsung dateng, dari jam 09.00-22.00.
Feel FREE to come!!!!

September 29, 2016

One-day Trip ke Suwarnadwipa (Ketika Masih Belum Booming)

3komentar

Suwarnadwipa, ketika belum terkenal; 29 Agustus 2015.

Akhirnya, setelah setahun lebih sebulan. Masih dalam rangka mengurangi jumlah postingan yang menumpuk dan membuat kesan bahwa blog ini tetep update *kemudian dikeplak*. 

Waktu itu adalah kali pertama aku having one-day trip sama temen-temen kantor. Bahkan lintas departemen. Kebayang gimana susahnya bikin mereka akhirnya ‘jadi’ pergi setelah berunding entah berapa lama. Maklum, meskipun masih pada single pada saat itu, kecuali satu orang diantara kami, lima hari yang dihabiskan bersama dunia pekerjaan bikin kami terkadang memilih kegiatan lain. Apalagi di masa kabut asap yang melanda sebagian besar Sumatra dan Kalimantan lagi jaya-jayanya, Waktu itu Suwarnadwipa pun belum seperti tiga pulau yang udah popular duluan, yaitu Pagang, Pamutusan dan Pasumpahan, yang bahkan sampai saat ini aku juga belum pernah kesana #kode. Maksudnya sih biar anti-mainstream.

dari sinilah bermula grup SP Malala
pemnadangan terbatas karena asap
touch down!

Berhubung lagi pada males buat repot-repot urus ini itu, kami memutuskan untuk memakai salah satu jasa tour agent yang cukup oke punya di Padang. Kebetulan, waktu itu, agen wisata yang kami pilih adalah satu dari sedikit agen  yang punya akses kesana. Alasannya sih karena pada saat itu Suwarnadwipa, Beach Club Resort, belum officially dibuka.  Tapi sekarang udah banyak banget kok yang nawarin paket kesana, dari agen wisata resmi sampai orang-orang yang sekedar menyewakan kapal aja.

Kami berangkat jam 10 pagi dari meeting-point di Pesona Beach, Bungus. Meskipun kesal karena mesti nunggu satu rombongan keluarga yang ngaret banget, perjalanan selama kurang lebih 30 menit cukup menyenangkan. Dan bener aja, ketika merapat di dermaga kami melihat pantai yang sepiiiiiiiii banget! Cuma ada sepasang muda-mudi dari negara tetangga yang lagi diving. Itupun mereka udah nginep di penginapan yang tersedia. Sedangkan beberapa cottage yang letakanya bersebelahan dengan penginapan utama, masih dalam pembangunan. Saking sepinya, tempat ini berasa milik sendiri! Udah gitu masih bersih banget, ga hanya pantai, tapi juga main cottage dan kamar mandinya. 

kamar mandi dengan nuansa 

Pemandangan dari cottage





masih bersih
baru ada ayunan aja
     Namanya one-day trip, kami mesti memaksimalkan waktu disana. Kami memutuskan untuk ngider-ngider pantai, makan dan shalat, baru kemudian puas-puasin main air. Ada yang main voli pantai, tapi ada juga sih, satu orang yang langsung nyemplung ke laut -_-“. Setelah itu, kami snorkeling, main banana boat, dan foto-foto!

ceritanya voly pantai sebelum makan siang

Congklak!
tim 1
tim 2
ceritanya masih mengumpulkan niat buat snorkeling
sesungguhnya ada perjuangan panjang demi mendapatkan foto 'ala kadarnya' ini

Suwarnadwipa, pada dasarnya bukan pulau sih. It’s ‘just’ a beach. Pantai yang juga menyediakan penginapan dan wisata air, seperti snorkeling, banana boat, dan canoe-ing, tergantung paket tur yang disediakan. Alam bawah lautnya masih terjaga. Buktinya waktu kami kasi makan ikan demi keperluan foto underwater yang waktu itu lagi trending banget, masi banyak ikan-ikan yang bersedia deketin kami. Karangnya juga masih banyak. Dan di sanalah aku baru tau kalau karang itu punya mulut! Jadi, mesti hati-hati nginjeknya. Selain menghindari luka-luka di kaki, juga kan kasian sama karangnya kalau tersakiti #eaaa. Tapi, nggak tau deh sekarang ya. Kata temen-temen yang kesana setelah grand opening pada Desember (or, Januari?) Suwarnadwipa jadi rame banget. Bahkan disana udah ada ayunan di bibir pantainya. Ala ala Lombok gitu.


dapet bonus ke Pulau Pagang. Sebentar.
Namanya liburan, nggak lengkap kalau nggak foto fullteam!


We have a great weekend!

abaikan pose kami yang nggak jelas
Sayangnya, ini adalah liburan pertama dan terakhir yang bisa begini. Selain udah punya kesibukan dan keluarga masing-masing, ngumpulinnya juga udah susah banget. bahkan salah satu dari kami udah ada yang pindah bekerja ke kota asalnya. At least, we have something to remember, rite?

muka-muka bahagia pulang liburan
 

tentangku © 2010

Blogger Templates by Splashy Templates